Sejarah Graphic Design
![]() |
| Graphic Design SMK YAPARI AKTRIPA |
Perkembangan dunia industri semakin pesat, ditandai dengan perkembangan teknologi dan era perdagangan bebas yang terjadi di dunia. Banyak perusahaan asing yang masuk ke indonesia dan membuat persaingan yang ketat. Kalau situasi seperti ini dibiarkan, maka akan terjadi banyak kerugian bagi sekolah lain.
Jurusan Multimedia SMK Yapari-Aktripa Bandung sudah berdiri sejak tahun 2009, dengan demikian sudah tujuh angkatan sampai saat ini. Rentang waktu tujuh tahun menghasilkan karya siswa/i yang cukup banyak dan bervariatif. Ada karya desain grafis, CD pembelajaran interaktif, company profile, film dokumenter, dan masih banyak karya yang lainnya. Melihat banyak karya siswa/i maka dibutuhkan wadah atau ruangan yang bisa digunakan untuk penyimpanan karya-karya tersebut.
Graphic Design atau bisa disebut GD ,adalah Ekskul Jurusan yang ada di SMK YAPARI AKTRIPA, didirikan pada 7 Agustus 2015,oleh Irfan Dzhihani selaku ketua program jurusan Multimedia.Ketua pertama Graphic design yaitu Agisa Chandra Tri Putra.
Berikut adalah Program Graphic Design:
1.Bioskop Multimedia(bioskop MM)
Bioskop MM merupakan wadah atau forum komunikasi siswa/i, sebagai sarana untuk membangun motivasi dan menciptakan budaya berkarya/berkreasi, budaya diskusi dan mau membaca, dan sebagai rangsangan untuk menumbuhkan kreativitas siswa/i.
2.M Magazine ( Multimedia Magazines)
Majalah multimedia, merupakan majalah sekolah dengan topik utama teknologi dan pariwisata,di M Magazine ada 5 topik yang akan di bicarakan,M News,M Inspiration,M Gallery,dan juga ada kuis berupa Teka-teki silang.
3.MWS (Multimedia Weekend Show)
Merupakan channel atau acara TV sederhana yang disiarkan di tv sekolah,di MWS ini akan ada acara talkshow yang berkaitan dengan sekolah SMK YAPARI AKTRIPA.
4.Pameran Multimedia
Pameran merupakan wadah dari kegiatan dan apresiasi untuk karya multimedia. Pemajangan karya siswa/i akan membuat mereka bangga, menumbuhkan motivasi berkarya yang tinggi, meningkatkan rangsangan berpikir kreatif, dan menumbuhkan sikap percaya diri yang positif.
Kita harus bisa mengembangkan kompetensi baik soft skill maupun hard skill, untuk bisa mengimbangi para pesaing baru. Dunia pendidikan diharapkan, bisa merespon situasi ini dengan positif dan optimis untuk meningkatkan muttu pendidikan di Indonesia.
SMK harus bisa menghasilkan lulusan yang siap untuk bersaing di dunia industri. Untuk mencapai hal tersebut, dibutuhkan kerjasama dari pihak-pihak terkait dalam mewadahai dan memfasilitasi baik sarana-prasarana maupun akses yang bisa menunjang ke arah tersebut. Sarana-prasarana memiliki peranan penting untuk membantu meningkatkan proses pembelajaran.
Penulis:Nisrina Salsabila

Tidak ada komentar:
Posting Komentar